Berdasarkanbuku panduan resmi standarisasi sediaan obat, Farmakope Indonesia, suhu penyimpanan maupun suhu yang harus diperhatikan pada obat memiliki kriteria sebagai berikut: Dingin: suhu tidak boleh melebihi 8 °C. Sejuk: suhu harus berkisar antara 8 - 15 °C. Suhu kamar: suhu harus berkisar antara 8 - 30 °C. PenyimpananTetap (Permanent File) Disamping faktor sistem, peralatan, dan sumber daya manusia, prosedur penyimpanan merupakan kunci keberhasilan penemuan kembali surat/arsip yang disimpan secara cepat dan tepat. Ada beberapa langkah prosedur penyimpanan tetap, antara lain: Langkah 1: Pemeriksaan. Langkah pemeriksaan adalah langkah pertama ArsipKabinet Reformasi Pembangunan di Provinsi Jawa Tengah. c. Instruksi Gubernur Jawa Tengah tanggal 8 oktober 1999 Nomor: 045/40/1999 tentang Petunjuk Pelaksanaan Akuisisi Nasional Arsip Kabinet Orde Baru dan Arsip Kabinet Reformasi Pembangunan di Provinsi Jawa Tengah. 2. Cara yang dilakukan dalam mendata arsip-arsip dari menempatkanarsip-arsip tersebut dengan urutan tertentu didalam lemari. Kalaupun hal-hal tersebut tidak seluruhnya dilakukan, paling tidak, semua lemari arsip menerapkan suatu aturan tertentu bagaimana keseluruhan arsip-arsip tadi disusun. Yang paling sederhana, tentu menyusun arsip-arsip tadi sesuai kronologisnya dan tanpa pengelompokkan. Mulaidari kegiatan administrasi ataupun transaksi. Salah satu alasan mengapa arsip dinamis perlu dikelola adalah untuk bukti semua kegiatan administrasi dan transaksi yang pernah dilakukan. Hal ini sangat membantu untuk memantau pengeluaran, pemasukan dan segala aktivitas yang terjadi dalam kurun waktu tertentu. 3. PenyimpananDokumen: Fungsi utama lemari arsip adalah sebagai tempat penyimpanan dokumen. Lemari arsip dirancang khusus untuk menyimpan berbagai jenis dokumen seperti surat, laporan, kontrak, faktur, dan dokumen penting lainnya. Lemari arsip memberikan ruang yang cukup untuk mengatur dokumen dengan baik agar mudah diakses dan dijaga keamanannya. fvtyDuu.

bagaimana cara menyimpan arsip di lemari arsip